Tips & Triks

Tips 1

Membaca partisi NTFS di Open Suse 10.3


partisi

Saat ini mungkin para pengguna linux masih banyak yang menggunakan multi OS dalam satu PC, windows dan linux, di karenakan masih banyak aplikasi windows yang masih di gunakan dan belum bisa di gunakan di linux. Atau kadang kita bekerja di linux tetapi kita ingin menggunakan data yang ada di Drive C windows misalkan yang bertipe NTFS.

pengalaman saya yang menggunakan linux tetapi memakai data yang ada di Drive C windows, memang bisa di baca dan buka filenya tetapi pas saya edit ternyata tidak bisa di simpan atau mungkin anda pernah mengcopy data yang ada di di Drive C windows tetapi kenapa anda tidak bisa mengcopy data dari linux ke windows.

Opensuse memang sudah punya kemampuan untuk membaca file NTFS/Windows, tetapi hanya sebatas membaca. Nah bagaimanakah agar opensuse kita bisa membaca dan menulis file NTFS. Kita mmebutuhkan tools NTFS-3G, beruntunglah para pengguna opensuse karena NTFS-3G sudah include dalam DVD Opensuse 10.3, berikut cara configurasinya :

  1. Install NTFS-3G via yast => Software -> Software Management -> ketik aja di search NTFS-3G, checklist NTFS-3 lalu klik accept
  2. Masuk ke console sebagau root
  3. Cek Kernel yang kita gunakan dengan perintah :

# uname -r

  1. lanjutkan dengan perintah di bawha ini

# /sbin/modprobe ntfs

  1. 5. Cek System Partisioner melalui yast => System -> Partisioner -> pada form Expert Partitioner, perhatikan partisi NTFS mana yang akan di mount, di sini contohnya saya menggunakan partisi drive C pada windows yaitu /dev/sda1, maka saya membuat directory mount di /media/win_c

# mkdir /media/win_c

# mount -t ntfs-3g /dev/sda1 /media/win_c

  1. Melihat informasi mounting, gunakan perintah :

# mount

# more /etc/fstab

  1. Edit file fstab yang terletak pada direktori /etc.

# vi /etc/fstab

proc /proc proc defaults 0 0

sysfs /sys sysfs noauto 0 0

debugfs /sys/kernel/debug debugfs noauto 0 0

usbfs /proc/bus/usb usbfs noauto 0 0

/dev/sda1 /media/win_c auto defaults 1 1

devpts /dev/pts devpts mode=0620,gid=5 0 0

tambahkan seperti yang saya tebalkan di atas

  1. Lakukan perintah :

# mount -a

Untuk mengecek berhasil apa tidak, buka browser konqueror lalu buka folder /media, bila terlihat folder win_c, maka anda sudah berhasil setting NTFS-3G

Tips 2

Setting DNS di Open Suse 10.3

Contoh Kasus : Domain Name → firdaus-suse.org

Name Server → ns1.firdaus-suse.org

ns1 berada pada alamat 192.168.200.1

www.firdaus-suse.org berada pada alamat 192.168.200.1

zimbra.firdaus-suse.org berada pada alamat 192.168.200.1

ftp.firdaus-suse.org berada pada alamat 192.168.200.2

mail.firdaus-suse.org berada pada alamat 192.168.200.3

DNS Forwarders → 192.168.40.1

Persiapan:

Buka Yast Control Center

  • Kemudian pilih Software>Software Management
  • Setelah itu lakukan penginstalasian “bind, yast2-dns-server”

Impelementasi:

Buka Yast Control Center

  • Kemudian pilih Network Services>DNS Server
  • Kemudian Pilih Tab Forwarders lalu pilih “Set Forwarders Manually”
  • Pada Kolom IP Address ketikkan alamat DNS Forwarders(192.168.40.1)

link Snapshot

  • Kemudian Klik Tombol Add
  • Kemudian Pilih DNS Zones yang ada pada panel sebelah kiri
  • Pada kolom name ketikkan domain name firdaus-suse.org)
  • Kemudian Pada Kolom Type pilih Master
  • Lalu Klik Tombol Add

link snapshot

  • Pada Kolom Configured DNS Zones Pilih Zone dari domain name yang telah kita masukkan sebelumnya. Yaitu firdaus-suse.org. Klik tombol edit.
  • Pilih Tab NS Records. Pada Kolom “Name Server to Add” ketikkan Name Server  ns1.firdaus-suse.org). Klik tombol add

link snapshot

  • Pilih Tab MX Records
  • Pada kolom address ketikkan mail dan pada priority masukkan angka 3 kemudian klik tombol add.

link snapshot

Pilih Tab Records

  • Pertama masukkan record ns
    • Ketikkan ns1 pada kolom Record Key
    • lalu pada kolom Type Pilih “A: Domain Name Translation”
    • Value → 192.168.200.1 alamat IP dari ns1.firdaus-suse.org
  • Masukkan record www
    • Ketikkan www pada kolom Record Key
    • lalu pada kolom Type Pilih “A: Domain Name Translation”
    • Value → 192.168.200.1 alamat IP dari www.firdaus-suse.org
  • Masukkan record zimbra
    • Ketikkan zimbra pada kolom Record Key
    • lalu pada kolom Type Pilih “CNAME: Alias for Domain Name”
    • Value → www karena zimbra adalah alias dari www.firdaus-suse.org
  • Masukkan record ftp
    • Ketikkan ftp pada kolom Record Key
    • lalu pada kolom Type Pilih “A: Domain Name Translation”
    • Value → 192.168.200.2 alamat IP dari ftp.firdaus-suse.org

link snapshot

  • Klik OK
  • Kemudian Klik Finish

Testing:

  • Buka konsole
  • login sebagai root
  • kemudian restart dns server dengan perintah

/etc/init.d/named restart

  • Kemudian ketikkan perintah

nslookup ns1.firdaus-suse.org

  • Jika DNS Server Anda berjalan dengan Benar maka akan muncul output seperti ini:

firdaus-suse:/home/linux_user # nslookup ns1.firdaus-suse.org

Server: 192.168.200.1

Address: 192.168.200.1#53

Name:  ns1.firdaus-suse.org

Address: 192.168.200.1

firdaus-suse:/home/linux_user #

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: