Rangkuman

RANGKUMAN MATERI TKJ

Routing Information Protocol (RIP)

Routed protocol digunakan untuk user traffic secara langsung. Routed

protocol menyediakan informasi yang cukup dalam layer address jaringannya untuk melewatkan paket yang akan diteruskan dari satu host ke host yang lain berdasarkan alamatnya.

RIP merupakan salah satu protokol routing distance vector yang digunakan oleh ribuan jaringan di dunia. Hal ini dikarenakan RIP berdasarkan open standard dan mudah diimplementasikan. Tetapi RIP membutuhkan konsumsi daya yang tinggi dan memerlukan fitur router routing protokol. Dasar RIP diterangkan dalam RFC 1058, dengan karakteristik sebagai berikut:

• Routing protokol distance vector,

• Metric berdasarkan pada jumlah lompatan (hop count) untuk pemilihan jalur,

• Jika hop count lebih dari 15, maka paket dibuang,

• Update routing dilakukan secara broadcast setiap 30 detik.

1. RIP Versi 1

* Dokumen –> RFC1058.

* RIP V1 routing vektor-jarak yang dimodifikasi dengan triggered update dan split horizon dengan poisonous reverse untuk meningkatkan kinerjanya.

* RIP V1 diperlukan supaya host dan router dapat bertukar informasi untuk menghitung rute dalam jaringan TCP/IP.

* Informasi yang dipertukarkan RIP berupa :

a. Host

b. Network

c. Subnet

d. Rutedefault

2. RIP Versi 2

* Enhancement dari RIP versi1 ditambah dengan beberapa kemampuan baru,

* Algoritma routing sama dengan RIP versi1,

* Bedanya terletak pada format dengan tambahan informasi yang dikirim,

* Kemampuan baru :

a. Tag –> untuk rute eksternal.

b. Subnet mask.

c. Alamat hop berikutnya.

d. Autentikasi.

MACAM-MACAM PORT

• Port 80, Web Server

Port ini biasanya digunakan untuk web server, jadi ketika user mengetikan alamat IP atau hostname di web broeser maka web browser akan melihat IP tsb pada port 80,

• Port 81, Web Server Alternatif

ketika port 80 diblok maka port 81 akan digunakan sebagai port altenatif hosting website

• Port 21, FTP Server

Ketika seseorang mengakses FTP server, maka ftp client secara default akan melakukan koneksi melalui port 21 dengan ftp server

• Port 22, SSH Secure Shell Port ini digunakan untuk port SSH

• Port 23, Telnet Jika anda menjalankan server telnet maka port ini digunakan client telnet untuk hubungan dengan server telnet

• Port 25, SMTP(Simple Mail Transport Protokol Ketika seseorang mengirim email ke server SMTP anda, maka port yg digunakan adalah port 25

• Port 2525 SMTP Alternate Server

Port 2525 adalah port alternatifi aktif dari TZO untuk menservice forwarding email. Port ini bukan standard port, namun dapat diguunakan apabila port smtp terkena blok.

• Port 110, POP Server

Jika anda menggunakan Mail server, user jika log ke dalam mesin tersebut via POP3 (Post Office Protokol) atau IMAP4 (Internet Message Access Protocol) untuk menerima emailnya, POP3 merupakan protokol untuk mengakses mail box

• Port 119, News (NNTP) Server

• Port 3389, Remote Desktop

Port ini adalah untuk remote desktop di WinXP

• Port 389, LDAP Server

LDAP Directory Access Protocol menjadi populer untuk mengakses Direktori, atau Nama, Telepon, Alamat direktori. Contoh untuk LDAP: / / LDAP.Bigfoot.Com adalaha LDAP directory server.

• Port 143, IMAP4 Server

IMAP4 atau Pesan Akses Internet Protocol semakin populer dan digunakan untuk mengambil Internet Mail dari server jauh.Disk lebih intensif, karena semua pesan yang disimpan di server, namun memungkinkan untuk mudah online, offline dan diputuskan digunakan.

• Port 443, Secure Sockets Layer (SSL) Server

Ketika Anda menjalankan server yang aman, SSL Klien ingin melakukan koneksi ke server Anda Aman akan menyambung pada port

• 443. This port needs to be open to run your own Secure Transaction server.

Port 445, SMB over IP, File Sharing

Kelemahan windows yg membuka port ini. biasanya port ini digunakan sebagai port file sharing termasuk printer sharing, port inin mudah dimasukin virus atau worm dan sebangsanya

• Ports 1503 and 1720 Microsoft NetMeeting and VOIP

MS NetMeeting dan VOIP memungkinkan Anda untuk meng-host Internet panggilan video atau lainnya dengan.

• Port 5631, PCAnywhere

• Port 5900, Virtual Network Computing (VNC)

Bila Anda menjalankan VNC server remote kontrol ke PC Anda, menggunakan port 5900. VNC berguna jika anda ingin mengontrol remote server.

• Port 111, Portmap

• Port 3306, Mysql

• Port 981/TCP

HTTP (HyperText Transfer Protokol)

HTTP atau HyperText Transfer Protokol merupakan protokol yang digunakan oleh www untuk mendefinisikan bagaimana suatu pesan dapat diformat dan dikirimkan dari server ke client (dalam transfer dokumen).

sebuah client http seperti web browser biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan TCP/IP ke port tertentu (umumnya port 80). Server HTTP yang mendengar di port itu akan menunggu untuk menerima kode request tersebut. dan server akan memberikan jawanban dalam bentuk OK, Error, atau pesan yang lainnya.

Selain itu HTTP juga mengatur aksi-aksi apa yang harus dilakukan web server atau web browser sebagai jawaban atas perintah-perintah di HTTP.

Sebagai contoh, ketika mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet browser, maka sebenarnya web browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server. Web server kemudian akan menerima perintah ini dan melakukan aktivitas sesuai dengan perintah yang diminta oleh web browser (misalnya akses ke database, file, e-mail dan lain sebagainya). Hasil aktivitas tadi akan dikirimkan kembali ke web browser untuk ditampilkan kepada pengguna.

HTTP dipergunakan pertama kali oleh WWW tahu 1990 yaitu HTTP versi 0.9 yang mengirimkan data dalam bentuk mentah tanpa memandang tipe dari file tersebut. dan tahun 1996 HTTP menjadi versi 1.0 yang mengakomodasi tipe dokumen yang hendak dikirim serta enconding yang digunakan. Dan Tahun 1999, menjadi HTTP versi 1.1 yang juga mengakomodasi proxy, chace, dan koneksi dan persisten.

Modul 3 Konfigurasi Router

Langkah inisialisasi yang digunakan untuk mengkonfigurasi router tidaklah  terlalu sulit. Cisco IOS menyediakan banyak tool yang dapat digunakan untuk  ditambahkan dalam file konfigurasi. Diharapkan setelah melewati modul ini,  Anda akan mampu:

–  Memberi nama ke router

–  Setting password

–  Memahami perintah show

–  Mengkonfigurasi interface serial

–  Mengkonfigurasi interface Ethernet

–  Menjalankan perubahan router

–  Menyimpan perubahan konfigurasi

–  Mengkonfigurasi deskripsi interface

–  Mengkonfigurasi message-of-the-day banner

–  Mengkonfigurasi table host

–  Memahami betapa pentingnya backup dan dokumentasi file konfigurasi

1. Konfigurasi router

CLI command mode

Semua konfigurasi CLI akan merubah router ke global configuration atau  global config. Global config adalah mode konfigurasi paling utama. Global  config digunakan dalam router untuk menjalankan perintah-perintah konfigurasi.

Prompt yang ditunjukkan pada mode global config:

Router#configure terminal

Router(config)#

Di bawah ini adalah beberapa mode yang dapat masuk ke mode global

config:

–  interface mode

– Line mode

– Router mode

– Subinterface mode

– Controller mode

Ketik exit dari salah satu mode di atas akan kembali ke mode global config. Penekanan Ctrl-Z akan kembali ke privileged EXEC mode.

PERINTAH DASAR ROUTERS

Mode Metode Akses
PERINTAH DASAR  ROUTERS

Bentuk Prompt

Metode Exit Keterangan1
User EXEC Session awal router cisco
router>
Ketik perintah logout Gunakan mode ini untuk

  • Change terminal settings.
  • Perform basic tests.
  • Display system information.
Privileged EXEC Masukkan perintah enable pada mode user EXEC
1700#
  • Untuk exit dari privileged EXEC mode ke user EXEC mode, ketikkan perintah disable
  • Untuk masuk ke global configuration mode, ketikkan perintah configure.
Gunakan mode ini untuk:

  • Konfigur parameter operasional router
Global configuration Untuk masuk ke global configuration mode, ketikkan perintah configure
1700(config)#
  • Untuk exit ke privileged EXEC mode, ketik perintah exit atau command, atau ketik Ctrl-Z.
  • Untuk masuk ke mode konfigurasi interface, masukkan perintah interface.
Gunakan mode ini untuk mengkonfigurasi parameter yang akan berdampak pada router secara keseluruhan

.

Interface configuration Masukkan perintah interface

.


1700(config-if)#
  • Untuk kembali ke mode konfigurasi global, ketik perintah end
  • Untuk ke privileged EXEC mode, masukkan perintah exit atau Ctrl-Z.
  • Ke sub interface dengan perintah interface
Gunakan mode ini untuk meng-konfigur parameter yang beragam bagi interfface seperti:

  • Ethernet interface.
  • Serial interface.
  • ISDN interface.
Router configuration Masukkan perintah yang bersesuaian
1700(config-Router)#
  • Untuk kembali ke mode konfigurasi global, ketik perintah end
  • Untuk ke privileged EXEC mode, masukkan perintah exit atau Ctrl-Z.
Gunakan mode ini untuk mengtkonfigurasi IP routing protocol, misalnya.
Line configuration Ketik perintah line vty di mode konfigurasi global

.

1700(config-line)#
  • Untuk kembali ke mode konfigurasi global, ketik perintah end
  • Untuk ke privileged EXEC mode, masukkan perintah exit atau Ctrl-Z.
Gunaka mode ini untuk melakukan konfigurasi terminal

1.  Setting Password
router>enable
router#configure terminal
router(config)#enable password forumsains (set password untuk masuk ke mode privilege)
router(config)#enable secret secret (set enkripsi untuk password yang  disimpan)

2. Setting Host Name
router>enable
router#configure terminal
router(config)#hostname nama-host

3. Setting VLAN
router>enable
router#configure terminal
router(config)#vlan nomor-vlan
router(config-vlan)#name nama-vlan

4. Setting IP Address pada VLAN
router>enable
router#configure terminal
router(config)#interface vlan 1
router(config-if)#ip address address mask (misal: ip address 172.10.46.1 255.255.255.0)
router(config-if)#no shutdown

5. Setting Identitas pada Port Cisco Catalyst
router>enable
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port
router(config-if)#description “Port Setting Identitas”
router(config-if)#end

6. Setting IP Gateway
router>enable
router#configure terminal

7. Setting Port-Speed dan Link-Mode
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port (misal : interface fast ethernet 0/1)
router(config-if)#speed 100
router(config-if)#duplex full
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port
router(config-if)#switchport mode access
router(config-if)#switchport access vlan nama-vlan
router#configure terminal
router(config)#interface nama-port
router(config-if)#switchport mode trunk
router(config-if)#switchport trunk allowed vlan nama-vlan

8. Setting Line VTY
router#configure terminal
router(config)#line vty 0 4
router(config-line)#login
router(config-line)#password password

9. Setting Line Con 0
router#configure terminal
router(config)#line con 0
router(config-line)#login
router(config-line)#password password

10. Melihat Semua Konfigurasi
router#show running-config

11. Menghapus Semua Konfigurasi
router#erase startup-config
router#dir
router#delete flash:vlan.dat
router#dir
router#reload

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: